Pantry menjadi satu tempat tujuan pertama saya ketika masuk kantor. Kali ini ada yang berbeda di pantry. Warna galon air yang biasa nangkring di atas dispenser tidak seperti biasanya. "Bos udah perintahkan ganti merk," saut office boy kantor yang melihatku kaget. Seorang rekan kerja menimpali, "Kata Bos, galon yang sebelumnya mengandung BPA. Bahaya untuk kesehatan. Lagian yang baru lebih murah. Itu katanya loh ya." Baca Juga: Beli Jualan Teman Ternyata Dongkrak Ekonomi Nasional Saya sejenak berpikir, ternyata perang iklan yang dilancarkan produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) beberapa waktu belakangan mulai berimbas ke hidup saya. Karena untuk air minum di rumah, saya pakai air rebusan atau hasil filtrasi tanpa dimasak. Isu galon dalam AMDK ini mengangkat kembali pertanyaan besar dalam diri saya, terkait konten iklan atau anjuran di produk AMDK. Dalam petunjuk penyimpanan,
