Anak adalah aset berharga bagi orang tua bahkan untuk bangsa Indonesia. Sayangnya, sistem pendidikan kita pada umumnya tidak mendukung tumbuh kembang anak, sehingga kemampuannya tidak berkembang maksimal dan optimal. Kini ada alat bantu tes untuk mengetahui bakatnya, minat, serta kepribadiannya. Hal ini sejalan dengan program merdeka belajar yang tengah digalakkan oleh pemerintah. Ada beberapa studi yang menunjukkan perlunya perubahan sistem pendidikan kita. Pertama, studi Kementerian Kesehatan menyebut 15,3 persen pelajar di Indonesia memiliki kemungkinan hambatan belajar dan kebutuhan edukasi khusus. Data lain yang mirip, 10 – 15 % dari seluruh siswa SD dan SMP memiliki hambatan perkembangan belajar. Studi ini dilakukan Depdiknas tahun 2003. Masalah seperti ini juga terjadi di negara maju seperti Amerika Serikat, namun jumlahnya hanya 5 %. Data lain
