Kedatangan tamu kerap kami anggap sebagai berkah. Sebisa mungkin kami berikan yang terbaik. Apalagi kali ini, keluarga kami kedatangan tamu dari Negeri Belanda. Tante Grace kami memanggilnya, adik dari ibu mertua saya. Walau sudah puluhan tahun menjadi Warga Negara Belanda, tapi kecintaannya pada makanan Indonesia tidak pernah hilang. Selain suka makan, ia juga mahir dalam memasak. Khususnya masakan Indonesia. Tidak heran, tiap kali pulang ke Indonesia dengan tujuan khusus tertentu, kami sudah hafal agenda utamanya tetap menyantap makanan nusantara dan berburu kuliner Indonesia untuk dibawa ke Belanda. Kali ini, ia datang atas undangan salah satu saudara kami yang menikahkan anaknya. Selama hampir sebulan di Jakarta pada Mei 2018, sederet makanan sudah dilahap. Mulai dari asinan sayur, gado-gado, sate ayam, sate babi, sampai
