Siapa bilang milenial tidak bisa berbuat apapun untuk bangsa? Bahkan ada sebagian yang nyinyir kalau milenial hanya menjadi beban, kurang tough dan sukanya hura-hura. Dua anak milenial berikut ini, Kyle Kusumo (21) dan Kane Kusumo (19), membuktikan bahwa generasinya mampu mandiri bahkan memberi sumbangsih bagi Negara Indonesia. Kedua bersaudara kandung ini memilih bisnis cafe untuk belajar mandiri. Namun mereka tidak memilih cafe kekinian yang memboyong menu dan konsep western atau eastern ala Korea/ Jepang. Seakan melawan tren, mereka justru mengangkat "Bangga Indonesia" untuk mewarnai seluruh cafe yang diberi merek "Tantular Cafe." Tantular Cafe menempati tempat baru di alan Pesanggrahan No.10G, RT.2/RW.9, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat. "Dinamai Tantular karena terinspirasi nama sastrawan legendaris Empu Tantular. Salah satu bukunya (mencantumkan konsep) Bhinneka
Tag: tantularcafe
Dua Anak SMA Ini Bangun Idealisme Kebangsaan Melalui Kafe
Jemari belia bergerak lincah meracik kopi. Proses dimulai dengan menggiling kopi secara halus, ditimbang dengan ukuran tertentu, lalu dimasukkan ke dalam porta filter. Kopi yang telah menjadi bubuk diratakan dan dipadatkan (tamping), sebelum akhirnya disedu dengan coffee machine. "Semua tahapan ini harus dilalui dengan sempurna, untuk hasil kopi yang kita inginkan. Apalagi espresso menjadi bahan dasar untuk membuat jenis kopi lainnya seperti café latte dan cappuccino," ujar Kane Kusumo (15) saat mempraktikkan bagaimana membuat espresso. Baca Juga: Milenial Ini Telah 3 Tahun Mengusung Budaya Indonesia Di Cafenya Keahlian tersebut didapat Kane setelah menekuni dunia barista bersama kakaknya Kyle Kusumo (17). Bekal ini melengkapi tekad mereka untuk berbisnis kuliner di usia muda dengan membuka Tantular Cafe. Malalui kafe berlokasi di Kedoya Jakarta Barat ini, mereka

