Cuaca telah memberi tanda bahwa perjalanan tidak akan menyenangkan. Dari Jakarta mendung terus menggelanyut sampai ke daerah Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Namun, kami tetap membulatkan untuk menapak tilas peristiwa "penculikan" Soekarno - Hatta oleh sekelompok pemuda. "Maaf, Pak. Kamar Bung Karno belum bisa dimasukin," kata Djiaw Hoy Lin, saat kami baru datang. Puteri Djiauw Kie Song itu memberi isyarat bahwa ada "orang pintar" yang sedang bersemedi di dalam kamar Bapak Proklamator. Menurut penuturan Lin, rumahnya yang bersejarah itu senyatanya telah hilang tergerus aliran sungai Citarum yang alirannya berubah, pada tahun 1957. Rumah yang ada sekarang adalah rumah baru yang dibangun untuk tempat hunian dan anak-anak keturunannya. "Di tempat inilah kami menyimpan benda-benda bersejarah yang dulu digunakan oleh
Highlighted
Makan Marshmallow, Menikmati Sensasi Berciuman!
Panasnya Jakarta beringsut redam oleh jumantara Bandung yang merasuk tulang. Apalagi kedatangan kami di Cimahi, Lembang, Bandung disambut dengan rerintik hujan. Bekal jaket pun tidak mampu mengadaptasi tubuh yang terbiasa dengan aroma polusi Ibu Kota. Sang tuan rumah, yang kami panggil om dan tante, sadar bahwa kami butuh kehangatan. Wajah sayu juga memberi tanda lain, minta perut segera diisi. Tidak lama kemudian, om membawa makanan yang ia produksi sendiri. “Ini yang namanya marshmallow. Kalau udara seperti ini, enaknya dimakan dengan mencelupkannya ke espresso (kopi pekat dengan tingkat konsentrasi dan rasa yang kuat),” katanya. Suasana rumah om dan tante di Lembang, sekaligus tempat wisata bernama Vin's Berry Park. Sebagai penggemar kopi, timbul rasa penasaran, “Espresso dan marshmallow? Pasti menciptakan sensasi tersendiri!” saya bergumam dalam hati. Tangan kanan memegang
Kota Pagaralam, Kota yang Benar-benar Dipagari Alam
Jam baru menunjukkan menit ke-10 dari pukul 15. Namun cuaca sudah seperti malam. Matahari meredup dan embun mulai turun. Membuatku mengancingkan jaket dan melipat tangan di depan dada. "Dingin ya, Pak," kataku pada Hasan (57), pemandu lokal, sembari mengeluarkan asap embun dari mulutku. Baru saja menjejakkan kaki tanah Pagaralam, Propinsi Sumatera Selatan, saya yang datang bersama teman, seorang calon pastor Indri, sudah minta diantarkan ke kebon teh di lereng timur Gunung Dempo. Kala itu Januari 2011, yang sudah barang tentu, Indri sekarang sudah menjadi Pastor SCJ. Dalam perjalanan ke Pagaralam melewati Lahat, yang punya landmark Bukit Jempol yang unik. Kisah seduan teh Dempo yang coklat pekat dengan aroma khasnya membuatku ingin ke sana. Di samping kehausan akan udara sejuk dan menyehatkan bagi
Mau Ngeteng Ke Karimunjawa, Ikuti Perjalanan Kami!
Wisata pulau menjadi kegemaran kami. Jiwa tidak saja dimanjakan oleh indahnya landscape, tapi wisata ini juga membawa jatidiri bangsa sebagai negara kepulauan. Salah satu obyek yang menarik dijelajahi adalah Kepulauan Karimunjawa. Ada banyak cara menuju kepulauan yang terletak di Pulau Jawa ini. Kami memilih ngeteng, atau menggunakan beberapa moda transportasi. Dari Jakarta moda yang dipilih adalah kereta api menuju Kota Semarang. Perjalanan kereta ke Semarang memiliki landscape berbeda kalau kita menuju ke Yogyakarta. Kalau menuju Kota Lumpia kita disajikan pemandangan pantai dan laut di pesisir utara Jawa, sedangkan kalau ke Yogyakarta kita kerap menjumpai gugusan pegunungan dengan hamparan sawah di sisi selatan Jawa. Dengan catatan: kita memilih jalan di pagi/ siang hari! Selepas makan siang kami sampai di Stasiun Semarang Tawang. Kami dijemput oleh



